ja-cpanel-top
English (United Kingdom)Indonesia

Project Change! 2013 "PERTANYAAN UNTUK BAPAK"

E-mail Print PDF

SINOPSIS

Hubungan yatna dan bapaknya dipenuhi trauma. Setelah 20 tahun lebih ia berpisah, Yatna bertekad pulang ke tanah kelahirannya untuk melontarkan pertanyaan yang selama ini mengganggu batinnya.

DIRECTOR STATEMENT

YATNA PELANGI: Pengalaman trauma yang selama ini saya simpan bukanlah tanpa alasan. Pernah juga saya berniat melakukan perjalanan s untuk menemukan jawaban dari pertanyaan dan mimpi buruk yang selama ini menghantui sepanjang hidup saya, namun tetap saja rasa keraguan dan ketakutan hadir hingga saya selalu mengurungkan niat. Sifat ragu, tidak percaya diri hingga rasa takut terus tumbuh pada diri saya setelah kejadian yang saya alami. Dan akhirnya cerita saya terpilih untuk dijadikan film dokumenter. Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya saya memberanikan diri untuk kembali kekampung halaman di Kepulauan Riau untuk bertemu bapak. Walau mimpi buruk dan trauma sulit saya hilangkan, namun kelegaan hadir ketika saya berani melalui semua proses pembuatan film ini.

MAYK WONGKAR: Berawal dari workshop project change 2012 perkenalan dengan banyak peserta yg mempertemukan saya dengan yatna "kasus kekerasan Sex terhadap anak" dan membatu yatna melawan rasa traumanya itu ke dalam audio visual dokumenter, untuk bertemu dengan Bapak nya.

PROFIL

YATNA PELANGI / Supriatna lahir dan besar di Kepulauan Riau. Ia aktifis gay yang sempat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi di Yogyakarta. Pemutaran film yang diselingi diskusi adalah caranya mengorganisir komunitasnya hingga kini. Saat ini menjadi staff Suara Kita, sebuah organisasi LGBT di Jakarta dan sedang berjuang untuk menerbitkan novel keduanya berjudul “Pertanyaan untuk Bapak”

MAYK WONGKAR lahir jakarta 30 mei 1981. Aktif sebagai DoP sejumlah film pendek dan dokumenter, di antaranya Toilet Blues, beberapa PSA seperti “Laki-­?Laki Peduli” produksi Kalyana Shira Foundation, kameraman di film dokumeter "Indonesia Exploride", DoP short film "Viva L and Whats is a Name"

PRODUCER NOTE – NIA DINATA

Kekerasan dalam bentuk apa pun yang dialami anak-­?anak, pasti akan membekas dalam bentuk trauma. Apalagi kekerasan seksual yang dialami anak dan dilakukannoleh bapak kandung sang anak, seperti yang terjadi pada masa kecil Yatna, sutradar sekaligus subjek dalam film dokumenter ini. Ketika Yatna mengungkapkan keinginannya untuk dapat menjadikan kisah tragisnya dalam bentuk film dokumenter, saya dan team sempat terkejut. Namun kami sangat menghargai kejujuran Yatna.

Didampingi Mayk Wongkar sebagai co-­?director, Yatna melewati banyak masa-­?masa sulit dalam memfilmkan dirinya da n pencarian yang kompleks. Secara psikis, film dokumenter ini cukup tinggi tingkat kesulitannya. Tidak hanya bagi Yatna sendiri, tapi juga bagivseluruh team produksi yang harus dapat mempertahankan objektifitas, walaupun dengan kesadaran penuh bahwa ini adalah issue yang sangat sensitif.

PRODUCTION NOTES

Production Supervisor         : Lucky Kuswandi dan Nia Dinata

Consultants                          : Abduh Aziz, Myra Diarsi

Director of Photography      : Mayk Wongkar

Music                                     : Aghi Narottama

Sound Designer                   : Khikmawan Santosa

Editor                                     : Aji Pradityo

Excevutive Producer             : Constantin Papad imitriou

Duration                                : 41 menit

Shooting day                         : Januari 2015 (10 Hari)

Post-­?Production                 : Desember 2014– April 2015

Poster Illustration               : Yatna Pelangi

Poster Designer                   : Fadil Timorindo


You are here: Our Programs Our Films Project Change! 2013 "PERTANYAAN UNTUK BAPAK"