ja-cpanel-top
English (United Kingdom)Indonesia

Project Change! 2013 "SLEEP TIGHT MARIA"

E-mail Print PDF

SINOPSIS

Seorang perempuan quirky dan insecure, MARIA V (17), memiliki rahasia sebelum tidur, supaya bisa terlelap. Maria V tumbuh di lingkungan yang religius. Sejak TK, ia sudah disekolahkan di dalam sekolah katolik. Hingga akhirnya kini ia duduk di bangku SMA St. Perawan Maria. Maria V selalu dididik untuk menjadi perempuan sempurna, serupa dan segambar dengan Tuhan. Suatu hari, sekolah Maria V mengadakan kegiatan ret-­?ret (Church Camp) yang wajib diikuti oleh seluruh murid SMA St. Perawan Maria. Di dalam kegiatan tersebut, para murid akan dibawa ke sebuah tempat yang jauh dari lingkungan kota, demi mendapatkan ketenangan selagi mendekatkan diri kepada Tuhan.

Oleh karena itu, para murid pun akan bermalam disana selama dua hari dan dipasangkan di dalam satu kamar. Maria V dipasangkan dengan MARIA P (17), seorang siswi teladan yang cantik, pintar serta taat beragama . Demi mempertahankan pride, Maria V pun berusaha keras mencari cara supaya kebiasaan sebelum tidur yang Ia rahasiakan tidak bocor di hadapan perempuan nomor satu seantero SMA St. Perawan Maria.

 

Rain Chudori sebagai Maria V

Kari na Salim sebagai Maria P

Aida Nurmala sebagai Ibu

Guiliano Marthino Lio sebagai Donny

DIRECTOR STATEMENT – MONICA VANESA TEDA

Dalam dunia seks, perempuan kerap kali diposisikan sebag ai objek. Jarang terbesit di pikiran untuk menempatkan mereka sebagai subjek atau pihak pelaku yang berinisiatif.

Hal ini disebabkan oleh adanya ekspektasi-­?ekspektasi tertentu terhadap perempuan yang beredar di masyarakat. Seolah-­?olah terdapat peraturan tak tertulis tentang bagaimana seharusnya perempuan berperilaku. Terbentuknya stigma sosial ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari budaya hingga agama.

Hal yang dianggap normal kini harus mendapatkan pengakuan atau persetujuan dari kebanyakan orang. Jika tidak disetujui, atau bahkan dianggap asing, maka hal tersebut akan dikategorikan sebagai suatu hal yang tidak benar.

Melalui film ini, saya sebagai penulis dan sutradara berusaha untuk mengomunikasikan keresahan-­?keresahan tersebut dengan mengangkat satu dari sekian banyak topik yang dialami atau dilalui oleh para perempuan.

PROFIL MONICA VANESA TEDA

Lahir dan besar di Jakarta pada tahun 1991, Monica Vanesa Tedja senang mendokumentasikan kegiatan liburan keluarganya sejak masih kecil. Ras a keingintahuannya yang besar terhadap dunia perfilman mulai tumbuh ketika ia berpatisipasi dalam workshop film dokumenter "Think, Act, Change" yang diadakan oleh The Body Shop Indonesia.

Disebut sebagai "The Next Rising Star Film Director" di Indonesia oleh Area Magazine, Monica mulai membuat film sejak ia menempuh pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara. Salah satu film pendeknya yang berjudul "How to Make a Perfect Xmas Eve" berhasil memenangkan Best Short Film Award pada XXI Short Film Festival 2013, yang dipilih oleh Indonesian Film Director's Club (IFDC). Film ini juga mendapatkan nominasi sebagai Best Film pada Europe On Screen Short Film Competition. Pembuat film yang menikmati berbagai macam genre ini mengaku mengidolakan Sofia Coppola, Spike Jonze dan Michel Gondry.

Selain film, Monica juga menggemari musik dan fashion. Ia sering mendapatkan inspirasi dari tumblr dan berbagai art magazines.

PRODUCER NOTE – NIA DINATA

Senang luar biasa liat sutradara perempuan muda yang berani bercerita dengan jujur. Imajinasi Monica juga liar merdeka. Dari nonton film tugas sekolahnya, Monica Tedja sudah terlihat promising.

Yang paling challenging dalam proses produksi film ini adalah casting, karena sempet tidak ada satupun pemain perempuan yang berani memerankan Maria. Sampai akhirnya kita bertemu Rain yang pas dan bisa mengerti betul isi kepala si Maria.

PRODUCTION NOTES

Co-­?producers : Astrid Saerong dan Sandie E. Monteiro

Production Supervisors : Sammaria Simanjuntak dan Nia Dinata

Consultants : Abduh Aziz dan Myra Diarsi

Director of Photography : Ferry Rusli

Costume : Elvira Sundari

Make-­?Up : Jane Lalita

Musik : Ivan Gojaya “Iponk”

Sound Designer : Khikmawan Santosa

Production Designer : Jesika Rumenda

Art Director : Narendra Yogapradana

Editor : Aji Pradityo

Excecutive Producer : Constantin Papad imitriou

Duration : 15 menit

Shooting day : Mei 2014 (3 hari)

Post-­?Production : September 2014

Poster Designer : Rizky Akbar Wicaksono


You are here: Our Programs Our Films Project Change! 2013 "SLEEP TIGHT MARIA"